BAB IV
PERANGKAT LUNAKKOMPUTER
Perangkat lunak (software) komputer adalah suatuPerangkat yang berisi serangkaian instruksi, program,Prosedur, pengendali, pendukung, dan aktifitas-aktifitas Pengolahan perintah pada sistem komputer. Jadi software Merupakan komponen abstrak dari susunan system Komputer. Tanpa software, komputer adalah rongsokan Elektronik, jadi komputer adalah susunan atas hardware Dan software yang saling bekerjasama. Hardware Komputer akan “hidup” dan memiliki fungsi jika digunakan Bersama-sama dengan software-nya. Secara umum fungsi dari software komputer yang utama Adalah :
– melakukan aktifitas bersama-sama dengan hardware
– menyediakan segala sumber daya yang bisa digunakan pada Sebuah komputer
– bertindak sebagai perantara antara pengguna (user) dengan Perangkat keras (hardware) untuk melakukan aktifitas dengan Perintah yang harus dilakukan dalam software computer
• James A. O’Brien berpendapat bahwa jenis software komputer dapat dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu perangkat lunak sistem (system software) dan perangkat lunak aplikasi (application software). Perangkat lunak sistem terdiri dari Program untuk manajemen sistem (System Management Program) dan Program untuk pengembangan sistem (System Development Program). Sedangakn perangkat lunak Aplikasi terdiri dari program aplikasi untuk tujuan umum (general purpose application program) dan program untuk aplikasi khusus (Application Special Program).


Sistem Operasi
Sistem Operasi merupakan perangkat lunak yang berfungsi melakukan operasi yang mengurusi tentang segala aktifitas komputer seperti mendukung operasi system aplikasi dan mengendalikan semua perangkat komputer agar dapat berjalan selaras dengan fungsinya. Operating system mengontrol semua sumber daya komputer dan menyediakan landasan sehingga sebuah program aplikasi dapat ditulis atau
dijalankan.
Menurut Silberschatz/Galvin/Gagne (2003), Sistem Operasi adalah Suatu program yang bertindak sebagai perantara antara user dan hardware komputer. Dia juga menyatakan bahwa tujuan dari sistem operasi adalah Melaksanakan program user memudahkan dalam menyelesaikan masalah user.Membuat menjadi mudah system komputer untuk digunakanMenjadikan penggunaan hardware komputer menjadi lebih efisien.

Tugas system operasi
Tugas dari sistem operasi :
• Menyediakan Antaramuka pengguna (User interface), berupa :
– Melakukan perintah (command-based user interface) dalam bentuk teks
– Mengarahkan menu (Menu driven)
• Antaramuka unit grafik (graphical user interface - GUI)
– Kombinasi ikon dan menu untuk menerima dan melaksanakan perintah
– Menyediakan informasi yang berkaitan dengan hardware, yaitu berupa perangkat yang aktif atau pasif, dan mengendalikan perangkat I/O (Input/Output device).
• Melakukan tugas pengolahan dan pengendalian sumber daya dalam sebuah proses sebagai berikut :
– multitasking, yaitu bisa melakukan tugas secara serentak atau sekaligus pada aplikasi yang sama maupun berbeda.
– Multiprocessing, Penggunaan atau pemprosesan sebuah program secara serentak oleh beberapa unit CPU
– Timesharing, menggunakan sistem komputer yang sama pada banyak pengguna
– Multithreading, memproses aktivitas pada bentuk yang sama dengan multitasking tetapi pada aplikasi tunggal
– Scalability dan network, upaya komputer dalam mengendalikan dan meningkatkan kewaspadaan dan keamanan jumlah pengguna dan memperluas pelayanan.
• Pengelolaan File dan direktori data, yaitu Memastikan file-file dalam penyimpan sekunder tersedia bila diperlukan, dan mengamankan dari pengguna yang tidak dibenarkan mengaksesnya.
Layanan system operasi
Sebuah sistem operasi yang baik harus memiliki layanan berupa; eksekusi program, operasi I/O, manipulasi filesystem, komunikasi, dan deteksi kesalahan. Dalam
pemakaian secara multi-user sistem operasi dapat lebih menguntungkan yaitu lebih efisien karena pemakaian sumber daya bersama antara user. Sebagai fungsi layanan bersama tersebut maka sistem
operasi akan memberikan efisiensi penggunaan system berupa :
– Resource allocator, adalah mengalokasikan sumber-daya ke beberapa pengguna atau job yang jalan pada saat yang bersamaan.
– Proteksi, menjamin akses ke sistem sumber daya dikendalikan (pengguna dikontrol aksesnya ke sistem).
– Accounting, adalah merekam kegiatan pengguna, jatah pemakaian
sumber daya (keadilan atau kebijaksanaan).
Struktur Komponen Sistem Operasi
Silberschatz/Galvin/Gagne (2003), berpendapat bahwa umumnya sebuah sistem operasi modern mempunyai komponen sebagai berikut:
• Management Proses
• Management Memori Utama.
• Management Secondary-Storage.
• Management Sistem I/O (Input/Output).
• Management Berkas.
• Sistem Proteksi.
• Jaringan.
• Command-Interpreter system.
Konsep Instruksi Sistem Operasi
Antarmuka (interface) antara sistem operasi dengan program aplikasi (user programs) dikenal sebagai extended instruciton (perluasan instruksi). Extended instruction dapat juga disebut sebagai panggilan sistem (system call).
• System Call. Layanan langsung sisem operasi ke pemogram adalah system call atau API (Application Programming Interface). System call adalah tata cara pemanggilan di program aplikasi untuk memperoleh layanan sistem operasi. System call berupa rutin sistem operasi untuk keperluan tertentu yang spesifik.
• Proses Pengendali. Merupakan konsep utama dalam semua system operasi. Pada dasarnya adalah sebuah program yang dieksekusi Berisi executable program, program's data dan stack, program counter, stack pointer dan register lainnya.
• Files. Sistem operasi mendukung konsep sebuah direktori. Hirarki proses dan file diorganisasi sebagai trees. Setiap proses memiliki direktori kerja.
• Shell. Sistem operasi adalah kode yang dilaksanakan system calls. Dalam UNIX command interpreter disebut shell. Dalam prompt UNIX,sebuah karakter tanda dollar ($),memberitahu pemakai bahwa shell menunggu permintaan perintah.
Klasifikasi Sistem Operasi
Sistem Operasi dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
• Berdasarkan Skala Arsitekuturnya (Bit). Dibedakan menjadi Sistem Operasi berskala 8-bit, 16-bit, dan 32-bit, dan 64-bit. Sistem operasi dengan skala 8-bit dan 16-bit saat ini sudah mulai ditinggalkan, sedangkan saat ini kebanyakan yang digunakan adalah skala 32-bit, seperti sistem operasi Microsoft Windows NT, Windows 2000, windows-XP,LINUX, IBM OS/400, Sun Solaris . Sedangkan yang baru adalah dengan skala 64-bit,m seperti windows-XP for 64-bit, DIGITAL UNIX, Open VMS, IBM AIX for RS/6000, SGI IRIX, dan HP-UX
Klasifikasi sistem operasi berdasarkan End-User Interface:
– Command Driven: seluruh perintah pada sistem operasi diketikkan pada prompt perintah atau dieksekusi melalui script file (misal: DOS, UNIX atau XENIX)
– Graphical User Interface (GUI): pengguna akhir menggunakan mouse atau alat penunjuk yang lain untuk memilih obyek yang mewakili suatu instruksi spesifik (misal: Semua Sistem Operasi Windows , IBM –OS/2, MAC-OS, LINUX)
Klasifikasi sistem operasi berdasarkan Pengguna:
– Single-User Single-Tasking: Sistem operasi yang hanya mampu untuk melayani satu pengguna sekali waktu untuk satu instruksi dalam suatu siklus proses (misal MS-DOS)
– Single-User Multi-Tasking: Sistem operasi yang hanya mampu untuk melayani satu pengguna sekali waktu dan mampu untuk mengeksekusi beberapa instruksi dalam satu waktu siklus proses (misal Windows 95, IBM–OS/2, MAC-OS).
– Multi-User Multi-Tasking: Sistem operasi yang mampu untuk melayani beberapa pengguna sekaligus dalam satu waktu dan juga mampu untuk menjalankan beberapa instruksi sekaligus dalam suatu siklus proses.
Klasifikasi sistem operasi berdasarkan pangsa pasar:
– Sistem operasi server/network, seperti Windows NT Server, Windows-XP, IBM AIX for RS/6000,DIGITAL UNIX, Open VMS, HP-UX, Sun Solaris, dan IBM OS/400, LINUX.
– Sistem operasi desktop, seperti Windows 95/ Windows NT Workstation, Windows-XP, LINUX, OS/2 Wrap, MacOS, Java.
– Sistem operasi Handheld, seperti Windows CE, GEOS, Magic Cap.
Sistem Operasi UNIX
UNIX sendiri merupakan nama sebuah system operasi yang asal mulanya di kembangkan pada laboratorium
Struktur sistem UNIX terdiri dari beberapa bagian, yaitu :
– Lapisan yang paling dalam adalah perangkat keras (hardware) komputer dan piranti pendukungnya, seperti disk, tape, printer dan lain sebagainya.b.
– Di seputar perangkat keras tersebut terdapat sejumlah program yang menangani secara detail seperti sumber daya komputer, mengorganisir system file, mengurus disk dan tape. Pengoperasian yang dilakukannya sangat detil sehingga tidak perlu diketahui oleh pemakai. Lapisan ini yang sebut sebagai kernel, yang berfungsi menjembatani (interface) komunikasi antara hardware dan sistem operasi.Kernel menyediakan lapis dukungan, yaitu berupa
program utilitas. Utilitas berfungsi untuk melakukan akses sistem bagi pemakai.
– Lapis terluar dari sistem UNIX adalah shell. Shell merupakan penghubung antara pemakai dan sistem. Bila pemakai mengetikkan sebuah perintah, shell menerjemahkan perintah tersebut dan mengatakan kepada kernel apa yang harus dilakukan. Sesungguhnya shell merupakan bagian dari utilitas. Namun karena kerumitannya dan fungsinya yang sedikit unik, maka shell cenderung dianggap sebagai lapis terpisah.
Kemampuan UNIX
• Multiuser. Sistem dapat digunakan oleh lebih dari satu orang ada satu saat.
• Multitasking. Sistem dapat melakukan beberapa tugas atau proses pada waktu yang bersamaan.
• Sistem File. Organisasi file di UNIX memiliki struktur pohon (tree) yang terdiri dari file dan direktori. Karakteristik dari sistem file UNIX antara lain:
– Konsisten dalam memproses data dan peralatan
– Pertumbuhan file dan direktori secara dinamis
– Dilengkapi dengan proteksi
• Shell. Shell merupakan antar muka pemakai dengan sistem UNIX.
• Utilitas-utilitas. UNIX memiliki lebih dari 200 utilitas yang dapat digunakan untuk mengelola sistem.
•
• Konsep Perangkat Keras. Perangkat keras yang terhubung pada system UNIX akan dianggap sebagai file biasa.
• Komunikasi antar Proses keluaran dari suatu proses dapat diproses langsung oleh proses lainnya.
• Jaringan. Pemakai UNIX dapat berhubungan dengan pemakai lain dalam satu komputer (hubungan antar terminal).
• Keamanan. UNIX menyediakan fasilitas keamanan untuk pemakai biasa, pengembang sistem, dan administrator sistem serta jaringan system
Sistem Operasi LINUX
LINUX, merupakan sistem operasi bebas dan terbuka (open source) berlesensi GPL
(GNU-General Public Lisence) yang mana pendistribusian dan pengembangannya bias dilakukan secara bebas dengan mengikutkan kode program asal sebagai turunannya. Selain sebagai software open
source, Linux jua meupakan software public domain yaitu perangkat lunak yang tanpa
hak cipta.
Distro linux
Terdapat banyak sekali distro Linux, yang ditawarkan, namun yang biasa
digunakan yaitu :
• RedHat, distribusi yang paling populer, terutama di
merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
• Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun
mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian
menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.
• Slackware, merupakan distribusi yang pernah paling unggul di dunia Linux.
Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal
penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun
aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang
pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari
source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem
kita.
• SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools)
untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana
instalasinya dapat menggunakan bahasa
• Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium.
Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan
lebih cepat dengan Mandrake.
• WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows).
Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakanakan
merupakan suatu program aplikasi under Windows.
Struktur Sistem Linux
Sistem Linux tersusun atas tiga kompnen penting yaitu :
• Kernel, yaitu menyediakan semua fungsi yang diperlukan
untuk menjalankan proses, dan menyediakan layanan
sistem untuk memberikan pengaturan dan proteksi akses
ke sumber daya perangkat keras termasuk pada virtual
memori. Kernel mengimplementasi semua fitur yang
diperlukan supaya dapat bekerja sebagai sistem operasi.
• Perpustakaan sistem, yaitu menentukan kumpulan fungsi
standar dimana aplikasi dapat berinteraksi dengan kernel,
dan mengimplementasi hampir semua fungsi sistem
operasi yang tidak memerlukan hak penuh atas kernel.
Perpustakaan juga dapat menyediakan versi lebih
kompleks dari system call dasar.
• Utilitas sistem, yaitu program yang melakukan pekerjaan
manajemen secara individual.
Kelebihan Linux/UNIX
Software pada Linux/UNIX memiliki beberapa kelebihan dibanding
dengan software lainnya,yaitu :
– Pada dasarnya semua data tersimpan di dalam harddisk walau ada
beberapa kondisi dimana data tersimpan di disket. Linux/UNIX
memberikan beberapa proses spesial dimana terminal, printer dan device
hardware lainnya dapat diakses seperti kita mengakses file yang tersimpan
dalam harddisk atau disket.
– Linux adalah sebuah program open source yang gratis.
– Linux sudah berbasis 32-64 bit, sehingga kecepatnnya dapat diandalkan.
– Keamanan data yang lebih baik
– Linux dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras
mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC
– Linux/UNIX menyediakan servis untuk membuat, memodifikasi program,
proses dan file.
– Linux/UNIX mendukung struktur file yang bersifat hirarki.
– Linux/UNIX adalah salah satu sistem operasi yang termasuk ke dalam
kelas sistem operasi yang dapat melakukan multitasking.
– Selain multitasking, Linux/UNIX juga dapat mendukung multiuser.
– Linux juga mendukung untuk multiconsole dimana pada saat bersamaan di
depan komputer langsung tanpa harus melalui jaringan dan
memungkinkan lebih dari satu user masuk ke dakam sistem.
Sistem Operasi Windows
Windows adalah jenis sistem operasi dengan modus
tampilan grafik atau Graphical User Interface (GUI) yang
dikeluarkan oleh perusahaan Microsoft, sehingga
visualisasinya akan lebih menarik penggunanya dan
lebih mudah menggunakannya. Tidak seperti Linux yang
merupakan sistem operasi open-source, untuk
mendapatkan sistem operasi Windows harus bayar pada
vendornya yaitu Microsoft. Contohnya Windows 3.10,
Windows 3.11 (workgroup), Windows 95, Windows 98
yang merupakan sistem operasi untuk pengguna
tunggal(single-user). Sedangkan untuk single maupun
multi-user telah dikembangkan Windows NT, Windows
2000, Windows XP atau disebut windows 2002, dan
Windows 2003. Hingga saat ini banyak pengguna
komputer yang mengunggullkan Windows XP karena
fitur-fitur yang dimilikinya.Produk terbaru SO Windows
adalah Longhorm
Fitur-fitur Windows XP
• Protected Kernel Mode Architecture. Merupakan Fasilitas yang memungkinkan aplikasi tidak akan
mengakses kode kernel system operasi secara langsung sehingga dapat meningkatkan kehandalan
system.
• Side by Side DLL. Fasilitas ini dimungkinkan crash atau konflik aplikasi dengan komponen windows
dapat dikurangi karena dimungkinkannya setiap aplikasi untik mengeksekusi versi DLLnya sendiri.
• Internet Connection Firewall. Tambahan fasilitas yang berguna sekali untuk melindungi komputer
kita dari gangguan penyusupan ketika kita terkoneksi ke Internet.
• Dynamic Update. Sangat membantu untuk kelancaran jalannya sistem operasi karena fasilitas ini
dapat secara otomatis melakukan update baik kompatibilitas driver , patch untuk aplikasi dan
perbaikan-perbaikan pada masalah keamanan sistem operasi.
• Personalized Welcome Screen. Setiap individu yang mempunyai account dapat memiliki halaman
pembukaan yang berbeda-beda satu sama lainnya walaupun komputer yang dipakai sama.
• Fast User Switching. Fasilitas ini memungkinkan kita dan user lainnya yang memakai PC yang sama
tidak perlu menutup setiap aplikasi walaupun berpindah user dari satu ke user lainnya., apabila kita
ingin kembali akses account kita maka aplikasi yang sebelumnya kita pakai tetap masih ada.
• File and Settings Transfer Wizard. Fasilitas ini memungkinkan kita untuk memindahkan file,
document dan setting dari satu komputer ke komputer lainnya. Wizard ini akan memandu kita untuk
migrasi file, dokumen dan setting dari komputer yang lama ke komputer yang baru.
• Compatibility Mode. Merupakan mode yang sangat berguna apabila kita ingin menjalankan aplikasi
lama yang hanya mampu jalan di versi-versi wimdows sebelumnya.
• Remote Assistance. Fasilitas ini bisa melakukan bantuan sesama rekan pengguna Windows XP
untuk membantu melalui koneksi Internet .
• Adanya Internet Explorer ver 6.0 sebagai browser standar . Beberapa fitur lainnya yang cukup
menarik diantaranya:
– Windows Media Player for Windows XP, dengan fasilitas Playbcak DVD, CD Burning, serta mampu
mengekspor video ke portable device seperti PDA . Fasilitas menu video yang lebih ditingkatkan dan user
interface yang lebih fleksibel
– Auto Recognition, fasilitas yang memungkinkan setiap kita memasukkan CD, ZIP, Compact Flash Card atau
JAZ disk, secara otomatis windows berusaha mengenalinya dan langsung memanggil aplikasi yang sesuai.
– CD Burning, software untuk membuat CD Built in.
– Microsoft juga memperbaiki kemampuan Windows XP untuk mengurangi Reboot pada saat install aplikasi atau
peralatan baru.
Sistem Operasi Lain
DOS (Disk Operating Sistem), merupakan sistem operasi
berorientasi pada perintah teks yang dioperasikan pada
command prompt. Sistem operasi ini merupakan
pendahulu dari windows. DOS dengan PC-DOS yang
dibuat oleh IBM Corp. adalah sistem operasi untuk
komputer PC berbasis 16-bit yang pertama kali terkenal
dan menggantikan sistem operasi sebelumnya yaitu
CP/M (Control Program/ Monitor) yang berbasis
komputer 8-bit. Selain itu muncul MS-DOS yang dibuat
oleh Microsoft yang masih digunakan hingga saat ini
yang beroperasi pada versi wondows milik microsoft.
Prinsipnya perintah-perintah pada sistem operasi DOS
dibedakan menjadi 2 bentuk perintah, yaitu internal
coammand dan external command.
Sistem Operasi lain
Selain itu ada sistem operasi lain yang juga berbasis jaringan
seperti Novell Netware, Banyan Vines, CPM, OS/2 Warp
Server, Mac OS X (Apple NOS), dan LANtastic.
Software Aplikasi
Software aplikasi atau perangkat lunak aplikasi
adalah software program yang memiliki aktifitas
pemrosesan perintah yang diperlukan untuk
melaksanakan permintaan pengguna dengan
tujuan tertentu. Software aplikasi terdiri dari :
• Bahasa Pemrograman (Programming language)
• Program Aplikasi (Aplication Program)
• Program Paket/Paket aplikasi (Packet Program)
• Program Utilitas (Utility Program)
• Games dan Entertainment
• Dan lain-lain
Bahasa Pemrograman
Bahasa Pemrograman (Programming language) adalah perangkat lunak bahasa yang
digunakan dengan cara merancang atau membuat program sesuai dengan struktur dan
metode yang dimiliki oleh bahasa program itu sendiri. Komputer mengerjakan
transformasi data berdasarkan kumpulan perintah program yang telah dibuat oleh
pemrogram. Kumpulan perintah ini harus dimengerti oleh komputer, berstruktur tertentu
(syntax) dan bermakna. Bahasa pemrograman merupakan notasi untuk memberikan
secara tepat program komputer.
Menurut tingkatannya, bahasa pemrograman dibagi atas 3 tingkatan, yaitu:
• Bahasa pemrograman tingkat rendah (Low Level Language), bahasa pemrograman jenis
ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Biasanya
yang mengerti hanyalah pembuatnya saja karena isi programmnya berupa kode-kode
mesin.
• Bahasa Pemrograman tingkat menengah (Midle Level Language), merupakan bahasa
pemrograman tingkat menengah dimana penggunaan instruksi sudah mendekati bahasa
sehari-hari, walaupun begitu masih sulit untuk di mengerti. Yang tergolong kedalam
bahasa ini adalah Assembler.
• Bahasa pemrograman tingkat tinggi (High Level Language), merupakan bahasa tingkat
tinggi yang mempunyai ciri lebih terstruktur, mudah dimengerti karena menggunakan
bahasa sehari-hari. Contoh-contoh bahasa yang disebut diatas merupakan bahasa yang
digunakan pada level ini. Contohnya : Basic, Pascal,
visual Foxpro, Visual Objeck), ORACLE, MS-SQL, Perl, Phyton, Informix, C, C++ ADA,
Java, PHP, ASP, XML dan lain sebagaianya. Bahasa seperti Java, PHP, ASP, XML
biasanya digunakan untuk pemrograman pada internet, dan masih banyak lagi yang
terus berkembang yang saat ini biasanya dengan ekstensi .NET seperti Visual
Basic.NET dan Delphi.NET yang merupakan bahasa program yang dikembangkan pada
arah basis internet.
Compiler dan Intepreter
Penerjemahan dari kode sumber dalam bahasa tingkat tinggi
kedalam instruksi mesin dilakukan dengan dua macam
cara, yaitu kompilasi (compiler) dan interpretasi
(interpreter).
• Compiler Adalah suatu program yang menterjemahkan
bahasa program (source code) ke dalam bahasa objek
(object code). Compiler menggabungkan keseluruhan
bahasa program dikumpulkan kemudian disusun kembali.
Compiler memerlukan waktu untuk membuat suatu
program yang dapat dieksekusi oleh komputer.
• Interpreter menganalisis dan mengeksekusi setiap baris
dari program tanpa melihat program secara keseluruhan.
Keuntungan dari Interpreter adalah dalam eksekusi yang
bisa dilakukan dengan segera. Tanpa melalui tahap
kompilasi, untuk alasan ini interpreter digunakan pada saat
pembuatan program berskala besar.
Model Pemrograman
Model-model atau tipe pengembangan pemrograman dapat dibedakan menjadi :
• Model Pemrograman Tak Terstruktur. Yaitu model pemrograman yang dimiliki oleh
bahasa mesin. Bentuk dan strukturnya sulit untuk ditentukan algoritmanya. Struktur
pemrograman biasanya berdasar pada pemikiran khusus oleh pembuat program dan
biasanya hanya dimengerti oleh pembuatnya saja. Bentuk pemrograman ini digunakan
saat pertama kali dibuat komputer. Saat ini bentuk pemrograman ini sangat jarang
digunakan bahkan bisa dikatakan hampir tidak ada.
• Model Pemrograman terstruktur .Pemrograman terstruktur adalah cara pemrosesan
data yang terstuktur. Prinsip pemrograman terstruktur adalah jika suatu proses telah
sampai pada point tertentu, maka proses selanjutnya tidak boleh melompat ke baris
sebelumnya, kecuali untuk proses berulang.
Tujuan dari pemrograman terstruktur adalah :
– Untuk meningkatkan kinerja atau kehandalan program
– Agar Program mudah dibaca dan ditelusuri
– Untuk menyederhanakan kerumitan program
Ciri-ciri pemrograman terstruktur adalah :
– Memiliki algoritma pemecahan masalah yang baik dan benar
– Dalam menuliskan program harus memiliki struktur logika yang benar dan mudah
dipahami
– Memiliki struktur dasar yaitu pengurutan (sorting), seleksi (selection), dan
perulangan (looping)
– Menghindari penggunaan pernyataan GOTO, yang bisa mengakibatkan program
menjadi tidak terstruktur.
– Memiliki sistem pendokumentasian yang baik dan murah
– Biaya pengujian dan perawatannya murah.
Algoritma
Algoritma adalah kumpulan urutan perintah yang menentukan operasi-operasi
tertentu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu masalah ataupun
mengerjakan suatu tugas tertentu. Algoritma merupakan urutan langkah instruksi
yang logis. Setiap langkah instruksi mengerjakan suatu tindakan aksi. Bila suatu
aksi dilaksanakan, maka operasi atau sejumlah operasi yang bersesuaian dengan
aksi itu dikerjakan oleh pemroses. Bila data yang digunakan benar, maka
algoritma akan selalu berhenti dengan memberikan hasil yang benar pula.
Pembuatan algoritma harus selalu dikaitkan dengan:
– Kebenaran algoritma, yakni bila program selesai maka hasilnya juga benar
– Kompleksitas, lama, dan jumlah waktu proses dan penggunaan memori.
Algoritma untuk menetapkan program yang baik, bercirikan:
– Tepat sasaran, yaitu memenuhi spesifikasi pekerjaan dan bekerja sesuai
tujuan.
– Flexible dan portable, yaitu flexible untuk dikembangkan lebih lanjut serta
Portable ntuk digunakan pada berbagai sistem dan mesin
– Bersih dari kesalahan sistem ataupun lojik
– Murah, efisien dalam penggunaan piranti memori dan penyimpanan lainnya
– Cepat waktu pelaksanaannya
– Didokumentasi dengan baik untuk pengoperasian, pemeliharaan dan
pengembangan
– Algoritma merupakan pemberian (description) pelaksanaan suatu proses,
dimana sebuah proses dikerjakan oleh pemroses mengikuti algoritma yang
sudah dibuat.
Model Pemrograman Berorientasi Objek
Model pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming
/OOP) sebenarnya meniru kehidupan nyata, yaitu bahwa segala
sesuatu disekitar kita adalah objek. Orientasi objek adalah cara
pandang bukan sekedar algoritma yang diterapkan pada bahasa
berorientasi objek. Cara pandang objek memandang segala sesuatu
sebagai objek.Seperti misal orang, mobil, buku, televisi, dan
sebagainya adalah objek. Setiap objek memiliki dua elemen yaitu data
dan metoda.
Setiap bahasa pemrograman berorientasi objek pasti mendukung tiga
konsep dasar sebagai berikut :
• Pengkapsulan (Encapsulation), yaitu penggabungan data dan metode
ke dalam satu kesatuan yang disebut kelas.
• Pewarisan (inheretence), yaitu penurunan terhadap sifat induk dan
memungkinkan untuk membuat kelas baru yang memiliki data dan
metode dari kelas lain, tetapi juga memiliki data dan metode sendiri.
• Polimorfisme (polymorphism), yaitu beberapa kelas yang diturunkan
dari satu kelas mempunyai metode yang sama tetapi implementasinya
yang berbeda.
Program Aplikasi
Program Aplikasi dapat dibedakan atas tiga katagori, yaitu Personal Packaged
Software, Workgroup Computing, dan
• Personal Packaged Software.Personal Packaged Software, adalah
sekumpulan perangkat lunak tertentu yang telah diintegrasikan dengan
sengaja pada perangkat keras yang ada (dalam hal ini PC) dengan tujuan
untuk kepentingan yang sifatnya personal. Yang termasuk dalam katagori ini
adalah: Accounting , Communication, Desktop database, Desktop Publishing,
Forms, Graphic/Draw and Paint, Graphics/presentation, Information
Management, Integrated, Personal Finance, Office Suite, Project
Management, Spreadsheet, Utilities, Word Processor, Games/Entertainment.
• Workgroup Computing. Workgroup Computing, adalah perangkat lunak yang
memiliki fungsi workgroup (kolaborasi) dalam suatu lingkungan kerja. Seperti
Messaging system, conferencing, e-forms, email, scheduling, workflow.
•
yang didesain untuk membantu pengguna dalam hal pengelolaan data dan
mendukung fungsi-fungsi bisnis dari suatu organisasi. Seperti: Horizontal
Application, Vertical Application, Project management, Pengembangan
aplikasi, Integrasi perangkan lunak, Integrasi sistem-sistem, Pengembangan
teknologi.



